MENGHUBUNGKAN 2 ROUTER, 2 SWITCH, DAN 4 PC
MENGGUNAKAN PACKET TRACER
Routing
adalah menghubungkan, yang dimaksud dengan menghubungkan adalah kita
akan menghubungkan jaringan komputer yang berbeda segmen pada tujuan
tersebut adalah agar semua komputer yang memiliki ip berbeda dapat
saling terhubung satu sama lain.
Terdapat cara routing static dan routing dynamic yang kita akan coba sekarang adalah konfigurasi routing static, kenapa Static?
Yang
dimaksud static itu adalah kita akan melakukan konfigurasinya secara
manual jadi dapat kita simpulkan bahwa routing static adalah salah satu
metode routing yang menghubungkan seluruh jaringan komputer yang
memiliki IP atau alamat network yang berbeda segment yang dilakukan
dengan cara manual.
Nah, sekarang kita langsung saja ke tutorial bagaimana konfigurasi routing static pada dua router cisco.
Pertama,
kalian buatkan dahulu topologinya yang dimana topologi tersebut terdiri
dari 2 buah router, 2 buah switch dan 4 buah Client PC/Laptop.
Ini adalah contoh topologi yang akan saya gunakan untuk konfigurasi routing static 2 router
Buat kalian bingung dengan topologi di atas ini, saya buatkan tabel keterangan dibawah ini
Baiklah, sekarang kita langsung masuk kedalam tutorialnya
Pertama, kalian klik Router 0 lalu kalian klik CLI
Pada di terminal CLI router di tanya oleh si routernya Continue with configuration dialog? [yes/no] :
Kita jawab saja no seperti gambar dibawah ini
Continue with configuration dialog? [yes/no] : no
Jika sudah kalian lanjutkan dengan tekan enter 1x dan ketik enable atau en lalu enter, seperti gambar dibawah ini.
Router> en
Jika sudah kalian harus berikan perintah configuration terminal atau conf t lalu tekan enter. Seperti gambar dibawah ini:
Router# conf t
Nah,
sekarang kalian sudah berada pada posisi konfigurasi router,
selanjutnya kita harus masuk kedalam interface terlebih dahulu sebelum
memberikan ip address pada router.
Kita akan masuk kedalam interface fa0/0 untuk memberikan ip sesuai dengan yang ada di topologi ataupun tabel.
Router(config)# int fa0/0
Sekarang
kalian sudah masuk kedalam konfigurasi interface pada fa0/0,
selanjutnya kita berikan ip yang sesuai pada tabel ataupun pada topologi
Router(config-if)# ip add 192.168.1.1 255.255.255.0
Jika sudah berikan ip pada interface fa0/0 sekarang kita perlu menyalakan port tersebut, caranya ialah:
Router(config-if)# no shutdown
jika kalian masih bingung silakan lihat gambar dibawah ini.
Kenapa
belum berwarna hijau? karena di router 1 pada interface fa0/0 kita
belum melakukan konfigurasi dan belum menyalakan port router 1nya, jadi
tentu saat ini masih berwarna merah.
Sekarang kita akan konfigurasi interface fa0/1 yang menuju ke switch
Saat ini kalian berada di konfigurasi interface fa0/0, ketikan exit untuk keluar konfigurasi.
Router(config-if)# exit
lalu
sekarang kalian sudah keluar pada interface fa0/0, sekarang kalian
masuk kedalam interface fa0/1, caranya sama seperti sebelumnya yang beda
cuma pada fa0/0 dan fa0/1 saja.
Router(config)# int fa0/1
Lalu
sekarang kalian masuk kedalam interface fa0/1, lalu kita berikan ip
yang sesuai pada topologi sama seperti pada interface fa0/0 kita akan
memberikan terlebih dahulu sebelum kita menyalakan port interfacenya.
Router(config-if)# ip add 192.168.2.1 255.255.255.0
Nah, sekarang kalian baru bisa menyalakan port interfacenya, seperti ini:
Router(config-if)# no shutdown
Kalian bisa lihat gambar dibawah ini untuk kalian yang masih bingung.
Sekarang
di router 0 kita sudah memberikan Ip address pada masing masing
interfacenya, sekarang kita akan konfigurasi router 1 sebenarnya caranya
sama saja hanya saja yang kita bedakan itu interfacenya dan Ip
addressnya itu sendiri.
Sekarang, kalian klik Router 1 ➤ Klik Menu CLI, ketikan no seperti konfigurasi router sebelumnya.
Continue with configuration dialog? [yes/no] : no
Sekarang kita enable konfigurasi routernya
Router> en
Sekarang, kita masuk kedalam konfigurasi terminalnya dengan cara yaitu:
Router# conf t
Saat
ini kita sudah didalam konfigurasi terminal routernya, sekarang ktia
masuk kedalam interface fa0/0 untuk memberikan ip address dan
netmasknya, caranya ialah:
Router(config)# int fa0/0
Jika sudah didalam interface fa0/0, selanjutnya kita berikan ip address pada interface tersebut.
Router(config-if)# ip add 192.168.1.2 255.255.255.0
Jika sudah memberikan ip address, sekarang kalian nyalakan port interfacenya dengan cara:
Router(config-if)# no shutdown
Sekarang Interface fa0/0 pada rotuer 0 dan pada router 1 sudah berwarna hijau, alias sudah menyala.
Untuk konfigurasinya buat kalian yang masih bingung bisa lihat gambar dibawah ini.
Hasilnya akan seperti ini jika kalian sudah dan berhasil mengikuti konfigurasi router di atas.
Oke,
kita lanjut sekarang kita akan konfigurasi pada router 1 di interface
fa0/1, caranya sama seperti router 0 di interface fa0/1
posisi kalian sekarang berada di interface fa0/0, kalian harus keluar terlebih dahulu dengan ketik exit lalu enter.
Nah sekarang kalian sudah di luar interface, selanjutnya kalian masuk kedalam interface fa0/1, caranya ialah:Router(config-if)# exit
Router (config)# int fa0/1
Jika kalian sudah berada pada interface fa0/1 kalian setting ip di inteface fa0/1 sesuai dengan topologi di atas, yaitu:
Router(config-if)# ip add 192.168.3.1 255.255.255.0
Setelah selesai melakukan setting ip di interface fa0/1, sekarang kalian nyalakan port interface tersebut dengan perintah no shutdown
Router(config-if)# no shutdown
Ini untuk gambar konfigurasinya jika kalian masih belum paham.
Dan sekarang kalian lihat semua interface sudah berwarna hijau
tetapi. . . .
antara
PC 0, PC1 dengan PC2 dan PC3 belum saling terhubung, karena kita tadi
hanya baru konfigurasi routernya saja, belum melakukan konfigurasi
routing.
Kalian klik Router 0 ➤ Klik CLI lalu ketikan en atau enable
Router> en
lalu kalian ketikan conf t atau configuration terminal
Router# conf tJika sudah masuk kedalam konfigurasi terminal router, sekarang kalian dapat melakukan routing, caranya ialah:
Router(config)# ip route 192.168.3.0 255.255.255.0 192.168.1.2
Keterangan:
ip route : adalah perintah untuk konfigurasi routing
Format nya ialah seperti ini
ip route (ip network tujuan) (netmask tujuan) (jalur ip untuk ke ip address tujuan)
Karena
posisi kita berada di router 0, berati kita akan melakukan routing ke
router 1, maka dari itu kita ketik ip route lalu ketikan ip network yang
akan kita tuju.
Ip
yang akan kita tuju pada topologi adalah 192.168.3.0 dengan netmasknya
255.255.255.0 dikarena kan tidak ada ip jalur lain selain router 1 yang
memiliki ip 192.168.1.2 maka kita masukan ip tersebut setelah netmask.
Bagaimana?
paham tidak? Semoga kalian paham dengan penjelasan ku ya hehe 😂 jika
tidak paham silakan ketik pertanyaan atau kritikan kalian di kolom
komentar dibawah.
Oke
kita lanjut, tadi kan kita sudah konfigurasi routing di router 0
selanjutnya lakukan dengan cara yang sama pada router 1, seperti ini:
Pertama, kalian klik router 1 nya ➤ klik menu CLI, lalu seperti pada router 0 jika kalian berada pada posisi Router> kalian harus ketikan en atau enable untuk mengaktifkan konfigurasi.
Router> en
Jika sudah di enable selanjutnya kalian ketik, conf t atau configuration terminal untuk masuk kedalam konfigurasi terminal.
Router# conf t
Dan sekarang kita sudah bisa memasukan perintah routing static, jangan lupa untuk formatnya ialah:
ip route (ip network tujuan) (netmask tujuan) (jalur ip yang menuju ip network tujuan)
Karena
sekaran posisi ktia berada pada router 1 maka ip network yang menjadi
tujuan kita adalah 192.168.2.0 dan netmasknya 255.255.255.0 dikarenakan
hanya tersedia satu jalur yaitu ip address router 0 maka ip tersebut
kita masukan setelah netmask tujuan.
Seperti ini untuk perintah nya:
Router(config)# ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 192.168.1.1
Seperti ini gambar konfigurasi routing router 1 nya
Jika
sudah selesai konfigurasi routing di router 1, sekarang kalian setting
ip pada masing masing client seperti yang sudah di sesuaikan pada tabel
PC0
ip address : 192.168.2.2
netmask : 255.255.255.0
gateway : 192.168.2.1
PC1
ip address : 192.168.2.3
netmask : 255.255.255.0
gateway : 192.168.2.1
PC2
ip address : 192.168.3.2
netmask : 255.255.255.0
gateway : 192.168.3.1
PC3
ip address : 192.168.3.2
netmask : 255.255.255.0
gateway : 192.168.3.1
Jika
sudah di konfigurasi semua PC clientnya sekarang kalian buka command
prompt di salah satu PC client, saya disini akan mencoba di PC2 dan saya
akan melakukan ping ke masing masing PC client untuk membuktikan apakah
sudah benar benar saling terhubung?
- PC2 ping ke Router 1
- PC2 ping ke Router 0
- PC2 ping ke PC0
Hasil PC2 ping ke router 1:
IP Router 1 fa0/0 (berhasil)
IP Router 1 fa0/1 (berhasil)

Hasil PC2 ping ke router 0:
IP Router 0 fa0/0 (berhasil)
IP Router 0 fa0/1 (berhasil)

demikian lah yang dapat saya sampikan
Sekian terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar